Tugas : Materi CIDR dan VLSM
Dosen : Arief Arfiandi
Matkul : Keamanan Jaringan Komputer
VLSM (VARIABLE LENGTH SUBNET
MASK)
oleh :
Phintani
Ariestya Mursanti
5302410004
Rombel 01
PTIK / 2010
VLSM adalah pengembangan mekanisme subneting, dimana
dalam vlsm dilakukan peningkatan dari kelemahan subneting klasik. Dalam classic
subneting, subnet zeroes dan subnet- ones tidak bisa digunakan. selain itu,
dalam subnet classic, lokasi nomor IP tidak efisien.
VLSM sebetulnya hampir sama dengan CIDR. Walaupun
VLSM mempunyai ip local VLSM dapat melakukan koneksi ke internet hanya saja
jaringan internet hanya mengenal IP Address berkelas.
Manfaat VLSM
·
Efisien menggunakan alamat IP karena alamat IP yang dialokasikan sesuai
dengan kebutuhan ruang host setiap subnet.
·
VLSM mendukung hirarkis menangani desain sehingga dapat secara
efektif mendukung rute agregasi, juga disebut route summarization.
·
Berhasil mengurangi jumlah rute di routing table oleh berbagai jaringan
subnets dalam satu ringkasan alamat. Misalnya subnets 192.168.10.0/24,
192.168.11.0/24 dan 192.168.12.0/24 semua akan dapat diringkas menjadi
192.168.8.0/21.
Konsep subneting memang
menjadi solusi dalam mengatasi jumlah pemakaian IP Address. Akan tetapi kalau
diperhatikan maka akan banyak subnet. Penjelasan lebih detail pada contoh :
Pada suatu perusahaan yang mempunyai 6 departemen ingin
membagi networknya, antara lain :
1. Departemen A = 100 host
2. Departemen B = 57 host
3. Departemen C = 325 host
4. Departemen D = 9 host
5. Departemen E = 500 host
6. Departemen F = 25 host
IP Address yang diberikan
dari ISP adalah 160.100.0.0/16
Apabila kita menggunakan
subneting biasa maka akan mudah di dapatkan akan tetapi hasil dari subneting
(seperti contoh 1) tersebut akan terbuang sia-sia karena hasil dari subneting
terlalu banyak daripada jumlah host yang dibutuhkan. Maka diperlukan perhitingan
VLSM yaitu :
Urut kebutuhan host yang
diperlukan
1. Departemen E = 500 host
2. Departemen C = 325 host
3. Departemen A = 100 host
4. Departemen B = 57 host
5. Departemen F = 25 host
6. Departemen D = 9 host
Ubah menjadi biner
1. Network-portion
host-portion
2. 10100000 01100100 00000000 00000000
3. 11111111 11111111 00000000 00000000
4. Jika pada subneting dimabil dari network maka pada
VLSM diambil pada dari host
Tidak ada komentar:
Posting Komentar